Perbedaan Penyakit Miom dan Polip Rahim

Perbedaan Penyakit Miom dan Polip Rahim

Miom merupakan salah satu penyakit reproduksi yang sering dijumpai pada wanita. Disamping itu, pada wanita sering juga dijumpai penyakit reproduksi lainnya seperti polip rahim. Nah, Perbedaan Penyakit Miom dan Polip Rahim secara definisi tentu sangat berbeda, namun mungkin jika dilihat dari gejalanya tidak terlalu jauh berbeda. Seperti apakah beda miom dan polip rahim? Mari simak pembahasannya berikut ini !

Perbedaan Penyakit Miom dan Polip Rahim

Perbedaan Secara Definisi

Miom adalah adalah tumor jinak (non-kanker) yang berkembang di dalam atau di sekitar rahim. Miom secara medis dikenal sebagai leiomioma dan merupakan tumor pada otot polos, jaringan yang biasanya membentuk dinding rahim. Miom adalah kondisi umum yang mempengaruhi sekitar 20% wanita subur. Pada kebanyakan kasus, Miom jinak (pertumbuhan ganas muncul sekitar 0,5%). Sekitar 30% wanita dengan Miom memiliki gejala dan keluhan, sedangkan sebagian wanita lainnya dengan miom tidak memiliki gejala atau lebih tepatnya tidak merasakan gejala secara jelas, karena sebenarnya miom tersebut menimbulkan gejala namun masih samar-samar.

Sementara polip rahim didefinisikan sebagai pertumbuhan jaringan yang abnormal yang bersifat jinak, tumbuh pada rahim (baik itu pada mulut rahim atau pada bagian dalam rahim). Biasanya polip berbentuk seperti kutil. Polip rahim biasanya tidak menimbulkan gejala, meski kadang bisa berdarah, memicu rasa sakit dan kram. Polip rahim tumbuh perlahan dan cenderung kecil, mulai dari 1-5 cm. Polip biasanya terdiri dari jaringan endometrium (lapisan paling dalam dari dinding rahim) tumbuh secara berlebihan. Polip rahim dan miom terlihat serupa pada tes pencitraan dan keduanya dapat menyebabkan perdarahan menstruasi berat, kram, dan sakit perut. Namun pada dasarnya kedua penyakit tersebut berbeda.

Baca Juga : Manfaat Kubis Untuk Miom

Penyebab Miom dan Polip Rahim

Sampai saat ini, baik penyakit miom maupun penyakit polip rahim belum dapat diketahui secara pasti terkait penyebabnya. Hanya saja para ahli sering mengaitkan kedua penyakit tersebut dengan kadar hormon dalam tubuh wanita. Miom diyakini kuat sangat mungkin muncul pada wanita yang memiliki kadar hormon estrogen yang tinggi. Hal itu karena miom memang sering kali ditemukan pada wanita yang sedang dalam masa subur, di mana pada masa tersebut wanita memang tengah tinggi-tingginya kadar hormon estrogennya. Sementara pertumbuhan polip rahim juga diyakini ada kaitannya dengan ketidakseimbangan hormon.

Beda Gejala Miom dan Polip Rahim

Miom dan polip rahim mungkin terlihat mirip secara sekilas, karena memang gejala-gejala yang ditimbulkan keduanya tidak jauh berbeda satu sama lainnya. Miom dan polip rahim secara umum menyebabkan gangguan menstruasi, menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman pada vagina, dan juga mengalami perdarahan serta masalah-masalah lainnya terkait organ kewanitaan. Namun, jika diperhatikan secara teliti, miom dan polip rahim cukup berbeda gejalanya.

Gejala miom umumnya :

  • Nyeri perut, pelvis, atau punggung bagian bawah yang bisa parah, episodik, atau konstan.
  • Tekanan perut.
  • Bengkak perut, distensi atau kembung.
  • Pendarahan berat selama periode menstruasi (menorrhagia).
  • Lebih lama dari periode menstruasi normal.
  • Rasa sakit saat melakukan hubungan seksual.
  • Mendesak perlu buang air kecil.
  • Perdarahan vagina antara periode menstruasi.

Baca Juga : Manfaat Leunca Untuk Menghancurkan Miom

Gejala polip rahim umumnya :

  • Pendarahan menstruasi tidak teratur.
  • Bercak di antara periode.
  • Kram perut.
  • Perdarahan menstruasi tidak teratur yang bervariasi dalam durasi dan berat.
  • Olahraga atau perdarahan antara periode menstruasi.
  • Infertilitas.
  • Perdarahan vagina setelah menopause.
  • Rasa sakit jika polip menonjol melalui serviks ke dalam vagina.

Hubungan Miom dan Polip Rahim dengan Kesuburan dan Kehamilan

Seperti telah dikatakan di awal bahwa miom dan polip rahim merupakan penyakit yang menyerang organ reproduksi. Nah, secara tidak langsung kedua penyakit tersebut jelas akan sangat berkaitan dengan masalah kesuburan wanita dan juga masalah kehamilan. Baik miom maupun polip rahim, keduanya memiliki risiko menyebabkan keguguran dan juga kemandulan. Dampak yang sangat buruk bagi setiap wanita, karena tentunya setiap wanita pasti menginginkan kehamilan agar bisa punya keturunan.

Miom berisiko menyebabkan keguguran jika ukurannya membesar. Karena miom bisa mendorong embrio sehingga tidak bisa menempel dengan baik di dinding rahim, dan miom akan mendesak janin sampai menyebabkan keguguran. Sementara itu, jika miom tumbuh di saluran leher rahim, miom berisiko menyebabkan kemandulan, kerena akan membuat leher rahim jadi kecil dan menghambat masuknya sperma ke dalam rahim, sehingga sulit terjadi pembuahan. Begitu pun jika miom tumbuh di dinding rahim, karena akan menghambat “penanaman” sel telur yang telah dibuahi di sana. Hal tersebut juga berlaku bagi polip rahim, yakni polip rahim sangat mungkin menyebabkan wanita yang menderitanya mengalami keguguran dan juga kemandulan.

Baca Juga : Mengapa Jelly Gamat Gold-G Ampuh Menghilangkan Miom?

Kemungkinan Miom dan Polip Rahim Menjadi Kanker

Sebagian besar miom bersifat jinak. Miom yang berubah menjadi kanker sangat jarang terjadi. Dan, jika dilakukan operasi dengan baik, pada umumnya miom tidak akan tumbuh kembali. Pertumbuhan miom yang kecil (sebesar kacang hijau) untuk berkembang menjadi sebesar telur ayam butuh waktu berpuluh-puluh tahun. Sementara polip rahim memang hanya berupa tumor jinak. Namun, jika tidak segera ditangani secara medis, maka polip rahim bisa semakin membesar dan berubah menjadi kanker. Kanker rahim bisa muncul ketika wanita telah menaglami penebalan dan peradangan pada dinding rahimnya dan telah menghalangi sel telur matang yang telah dibuahi untuk tetap berkembang.

Itulah Perbedaan Penyakit Miom dan Polip Rahim. Jika Anda bingung mencari solusi obat miom yang ampuh, pilihlah JELLY GAMAT GOLD G. Sudah terbukti ampuh dan aman tanpa operasi dan tanpa efek samping yang membahayakan. Silahkan cek Testimoni Jelly Gamat Gold G !

Baca Juga : Manfaat Coklat Agar Tahan Lama Bercinta Diranjang

Posted by : Admin OBAT PENGHANCUR MIOM

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *