Bahaya Menderita Miom Saat Hamil

Bahaya Menderita Miom Saat Hamil

Seperti yang sudah diketahui, miom merupakan penyakit yang cukup serius bagi wanita, terlebih jika miom tersebut diderita wanita saat hamil. Bahaya Menderita Miom Saat Hamil jelas menjadi lebih serius, karena pada dasarnya, segala jenis penyakit apapun jika diderita saat hamil tentu menjadi sebuah kekhawatiran. Jadi apa saja bahaya penyakit miom yang diderita saat hamil? Simak ulasan lengkapnya berikut ini !

Baca Juga : Apakah Cacing Tanah Bisa Dijadikan Obat Miom?

Bahaya Menderita Miom Saat Hamil

Menurut beberapa sumber, miom yang terjadi saat hamil umumnya tidak memberikan pengaruh buruk atau komplikasi pada janin dalam rahim, hanya 10-30% wanita dengan miom saat hamil yang terjadi komplikasi pada janin. Namun hal itu tidak serta merta menjadikan miom tidak berisiko saat hamil. Beberapa risiko masih mungkin terjadi jika miom dialami saat hamil.

Jika miom terletak di rongga rahim, di bawah rahim, atau miom di dinding rahim, perlu diwaspadai karena dapat mendesak janin dan menyebabkan keguguran. Perkembangan miom selama kehamilan harus dipantau dengan cermat, untuk mengantisipasi bila mengalami pertambahan ukuran yang bisa mengganggu janin maupun mempersulit proses persalinan nanti.

Jika memang miom tersebut tidak mengganggu, tentu miom akan dibiarkan sampai masa kehamilan berakhir.

Miom yang telah diangkat melalui operasi (miomektomi) tetap masih memiliki kemungkinan tumbuh lagi sekitar 10% hingga 15%. Namun, jika miom tumbuh dengan ganas, yakni membesar dengan cepat dalam waktu singkat, maka tindakan pengangkatan rahim (histerektomi) harus dilakukan untuk menghindari risiko paling buruk. Tapi, operasi histerektomi ini biasanya dihindari pada wanita usia subur.

Karena miom adalah tumor yang tumbuh di rahim, maka pengangkatan miom tentu menimbulkan perdarahan dan menganggu fungsi rahim serta janin. Miom untuk sementara mungkin akan aman bagi janin, karena miom tidak merebut makanan janin, sehingga bisa dibiarkan sementara sampai masa akhir kehamilan. Itu pun jika ukuran miom belum mencapai 10 cm, yang diperkirakan tidak akan mengganggu tumbuh-kembang janin. Hany saja, perkembangan miom saat hamil harus terus dalam pantauan dokter, sehingga dapat dipastikan tidak mengganggu janin. Gangguan yang dapat ditimbulkan miom antara lain kontraksi dini, perdarahan, dan jalan lahir tertutup.

Baca Juga : Manfaat Kedondong Yang Ampuh Untuk Miom

Miom yang terus membesar akan mendesak janin. Jika itu terjadi, maka ibu hamil kemungkinan akan mengalami plasenta previa, yaitu plasenta tumbuh di bawah rahim. Kondisi yang patut diwaspadai,  karena sering mengakibatkan perdarahan saat proses persalinan. Yang mana perdarahan tersebut sangat membahayakan sang ibu. Sementara itu, jika miom yang tumbuh saat hamil memiliki tangkai dan menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat ketika terpuntir. Kondisi tangkai miom yang terpuntir tersebut dapat menyebabkan letak janin mengalami kelainan. Jika kondisi tersebut terjadi di tengah masa kehamilan, tindakan operasi gawat darurat harus diambil.

Meski ada beragam risiko yang mengintai jika miom terjadi saat hamil, namun selama miom yang terdapat di dalam rahim tidak mengganggu atau mempersulit proses persalinan alami, ibu hamil dengan miom masih dapat dilahirkan secara alami. Tapi, jika miom tersebut justru menyebabkan proses persalinan alami berisiko tinggi, maka tindakan operasi Caesar harus dilakukan sebagai solusi yang aman.

Jadi bisa disimpulkan bahwa beberapa bahaya yang mengancam jika miom terjadi saat hamil, yaitu :

  • Keguguran
  • Perdarahan.
  • Persalinan prematur
  • Placenta previa (letak placenta menutup jalan lahir)
  • Lepasnya placenta
  • Miom yang menutup jalan lahir sehingga diharuskan persalinan melalui operasi caesar

Risiko tersebut tidak selalu akan terjadi pada penderita miom saat hamil. Namun, sebagai prosedur untuk menghindari hal yang buruk, maka miom yang terjadi saat hamil harus selalu dipantau selama kehamilan tersebut berlangsung, agar tidak kecolongan menimbulkan risiko yang buruk.

Baca Juga : Makanan Yang Bagus Untuk Miom

Rekomendasi Tepat Mengobati Miom Saat Hamil

Jelly Gamat Gold G alias GOLD-G Bio Sea Cucumber merupakan solusi yang tepat untuk Anda pilih sebagai solusi mengobati miom saat hamil. Selain khasiatnya sudah terbukti ampuh mengobati miom, Jelly Gamat Gold G juga aman dikonsumsi ibu hamil, tanpa menimbulkan efek samping yang membahayakan, serta tidak menimbulkan ketergantungan. Jelly Gamat Gold G juga sudah terdaftar di BPOM RI dan memiliki sertifikasi HALAL. Jadi tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Baca Juga : Kandungan Lengkap Jelly Gamat Gold G

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 223 557 127

SMS/WA/Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Begitulah Bahaya Menderita Miom Saat Hamil. Jadi, jika Anda saat tengah hamil dan menderita miom, maka senantiasalah periksakan kondisi miom Anda secara rutin untuk menghindari risiko buruk yang bisa terjadi.

Baca Juga : Apakah Menopause Dini Bisa Sembuh?

Posted by : Admin OBAT PENGHANCUR MIOM

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *